Hari esok bukan hari senin
Sosial 31 May 2026

Hari esok bukan hari senin

Bayangkan ada dua orang yang menerima tiket perjalanan. Orang pertama hanya memikirkan ruang tunggu bandara. Ia menghabiskan seluruh waktunya mencari kursi terbaik, menghias sudut tempat duduknya, dan berdebat dengan orang lain tentang siapa yang memiliki posisi paling nyaman. Orang kedua juga menggunakan ruang tunggu itu, tetapi ia tidak lupa bahwa tujuan utamanya adalah perjalanan yang akan datang.

Kehidupan sering kali mirip dengan ruang tunggu tersebut. Banyak orang menghabiskan tenaga untuk mengejar hal-hal yang sifatnya sementara: pengakuan, status, atau perlombaan menunjukkan pencapaian. Semua itu bisa memberikan kesenangan, tetapi tidak selalu bertahan lama. Ketika keadaan berubah, apa yang dulu tampak penting bisa kehilangan nilainya dalam sekejap.

Sebaliknya, orang yang memiliki pandangan jauh ke depan biasanya membuat keputusan berbeda. Ia lebih berhati-hati dalam bertindak, lebih sabar menghadapi kesulitan, dan lebih fokus membangun sesuatu yang memiliki dampak jangka panjang. Ia memahami bahwa tidak semua hal yang berkilau layak dikejar.

Ada sebuah pelajaran sederhana: kualitas hidup tidak hanya ditentukan oleh apa yang kita miliki hari ini, tetapi juga oleh apa yang sedang kita persiapkan untuk esok hari. Semakin jauh seseorang memandang ke depan, semakin bijak pula ia menggunakan waktu yang dimiliki sekarang.

Orang yang paling kaya bukanlah yang memiliki paling banyak, melainkan yang paling siap menghadapi masa depan.
Komentar (0)
Tulis Komentar
Komentar akan tampil setelah disetujui admin.
Foto Profil
Erwin.R,S.Pd

Guru Informatika

Sedang belajar ngetik sejak 2007. Terus belajar dan berbagi.